Proses pendaftaran merek

Puluhan ribu merk sudah terdaftar di Indonesia. Terdapat yang bersaing di suatu pasar dengan baik serta terus bertambah, terdapat yang lagi dalam kesusahan serta terdapat pula yang baru mulai. Merk ataupun brand bisa membagikan suatu eksistensi ataupun“ nama” untuk suatu produk sehingga berbeda dari yang lain. Sebaliknya brand berikan produknya suatu“ penghargaan” ataupun nama baik untuk produk tersebut. Jadi produk serta brand silih bergantungan. Seluruh brand besar berawal dari langkah kecil, di mulai dari gimana mereka mendaftarkan brand mereka. Gimana brand- brand besar mendaftarkan brand mereka? Ayo klik disini buat amati gimana brand mereka dapat terdaftar!

Di Indonesia terdapat lembaga spesial yang menanggulangi kasus semacam ini. Namanya merupakan Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual ataupun Ditjen HKI. Ditjen HKI ini berpusat di Kuningan. Dibawah nih langkah- langkah buat pendafataran merk lebih gampang.

Penelusuran Brand ataupun pendaftaran merek

Saat sebelum mau memastikan nama brand ataupun mengajukan nama brand, gunakanlah internet buat melaksanakan pengecekan pada brand kita supaya tidak terjalin kesamaan nama dengan brand lain.

Memenuhi Persyaratan Pengajuan Permohonan

Sehabis itu, terdapat sebagian syarat- syaratnya. Awal, pemilik brand wajib mengisi biodata yang lengkap. Setelahnya mempersiapkan serta berikan contoh merk yang hendak didaftarkan dengan dimensi minimun 2 x 2 centimeter serta optimal 9 x 9 centimeter, jumlah contoh mereknya 30. Jangan kurang ingat pula buatlah catatan dari segala benda serta jasa yang hendak diberi brand.

Tidak hanya merk, kita wajib mempersiapkan Pesan Statment Kepemilikan serta Pesan Kuasa( bila dibutuhkan). Diiringi pula dengan fotokopi KTP serta NPWP.

Prosedur Registrasi Brand

Jadi beginilah prosesnya:

Kita mengisi formulir registrasi merk ialah siapkan pesan penjelasan Usaha Mikro Kecil Menengah, etiket merk ataupun brand, pesan kuasa spesial, fakta bayaran registrasi merk, fakta penerimaan permintaan registrasi merk kemudian Diserahkan ke Ditjen HKI serta Ditjen HKI melaksanakan pemerikasaan.

Pengecekan Formalitas serta Pengecekan Substantif

Pengecekan formalitas merupakan pengecekan yang berhubungan dengan pengecekan kelengkapan ketentuan oleh Ditjen HKI. Jika terdapat yang tidak lengkap, terdapat waktu dekat 2 bulan buat memenuhinya. Terus lanjut ke pengecekan substantif.

Pada sesi ini terjalin pengecekan oleh pihak- pihak yang terpaut dengan waktu sangat lama 9 bulan. Jadi, pengecekan ini sangat lama berlangsung 10 bulan.

Pengajuan Keberatan

Sesi ini ialah sesi penentuan“ kelulusan” merk dari pengecekan. Ditjen HKI hendak menghasilkan pengumuman terpaut permohonan merk tersebut di suatu kabar formal merk. Pengumumannya berlangsung 3 bulan. Jadi sepanjang 3 bulan ini, kita wajib sering- sering cek beritanya. Berikutnya, jika kita merasa keberatan dengan pengumumannya, dapat langsung mengajukan pesan ke Ditjen HKI.

Baca Juga : Daftar Mobil dan Promo Toyota Jakarta Pusat Paling Banyak Dicari

Melaksanakan Pengecekan Kembali

Jikalau kita mengajukan pesan keberatan tersebut, Ditjen HKI hendak memakai pesan tersebut selaku pertimbangan melaksanakan proses pengecekan ulang. Pengecekan ini hendak dicoba 2 bulan sehabis pengumuman berakhir.

Jika nyatanya tidak terdapat permasalahan, Ditjen HKI hendak menerbitkan serta membagikan sertifikat merk kepada kita. Sertifikat hendak dikasih sangat lama 30 hari semenjak bertepatan pada permohonan disetujui masuk dalam catatan universal merk.

Jadi begitulah proses suatu merk terdaftar. Jika dipikir- pikir, inilah dini dari nama- nama brand besar mulai populer, dari sinilah mereka lahir. Jangan hingga kala kita mendaftarkan merk kita, terjalin kesalahan ataupun permasalahan kelengkapan pesan, sebab hendak terjalin pengunduran‘ launching’ merk kita. Jadi, perhatikan dengan baik syarat- syaratnya, supaya brand kita bisa terdaftar serta memajukan Indonesia!

Leave a Reply