Perpanjangan Hak Merek

Persyaratan Kelengkapan

No Registrasi Merk/ Fotokopi sertifikat;

Nama, alamat serta kewarganegaraan pemohon perpanjangan;

Pesan Statment merk masih dipakai* dari Pemohon;

Pesan Kuasa* dari Pemohon;

Fotokopi KTP Pemohon;

Spesial industri, Kopian formal Akta Pendirian Industri ataupun fotokopinya yang dilegalisir Notaris;

Fotokopi KTP Pemohon ataupun Direktur yang berwenang( buat industri);

Spesial industri, fotokopi NPWP.

Catatan: Hak Merek

Untuk industri, yang menandatangani Pesan Kuasa serta Pesan Statment merupakan Direktur yang berwenang( cocok Anggaran Dasar Industri);

Permohonan perpanjangan diajukan dalam jangka waktu 12( 2 belas) bulan saat sebelum berakhirnya jangka waktu proteksi untuk Merk terdaftar yang bersangkutan.

Permohonan perpanjangan bisa ditolak oleh Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual( Ditjen HKI), apabila permohonan tersebut:

diajukan melalui dari jangka waktu yang didetetapkan;

apabila merk tersebut memiliki persamaan pada pokoknya ataupun keseluruhannya dengan Merk populer kepunyaan orang lain( Pasal 6 ayat( 1) huruf b serta ayat( 2)).

Penolakan permohonan perpanjangan diberitahukan secara tertulis kepada owner Merk ataupun Kuasanya dengan mengatakan sebabnya.

Keberatan terhadap penolakan permohonan perpanjangan bisa diajukan kepada Majelis hukum Niaga, serta, terhadap vonis Majelis hukum Niaga tersebut, cuma bisa diajukan kasasi ke Mahkamah Agung.

Perpanjangan jangka waktu proteksi Merk terdaftar dicatat dalam Catatan Universal Merk serta diumumkan dalam Kabar Formal Merk.

Leave a Reply